Indonesia Android Academy

Oleh Bagas Dika Anggoro pada Jumat, September 11th, 2015


IMG_20150823_174406

Foto Bersama Peserta dengan Fasilitator setelah Sesi Hari Kedua Selesai

Indonesia Android Academy merupakan suatu event yang diselenggarakn oleh Google Developer Group (GDG). Acara ini diselenggarakan dengan maksud memberikan pengetahuan tentang pemrograman apps di android. Berlatar belakang banyaknya pengguna Android di kalangan pengguna smartphone, kesempatan untuk menjadi apps developer juga semakin besar. Kebanyakan apps yang bersifat online akan membuat interaksi user dengan user lainnya di seluruh dunia akan semakin mudah. Artinya, dengan memiliki kemampuan sebagai apps developer, kita dapat dengan mudah berinteraksi dengan user lain di seluruh dunia.

Konsep dari Android Academy adalah blended learning yang terdiri atas dua jenis course: online dan offline. Setiap peserta diwajibkan untuk menyelesaikan Online Course yang melalui Website Udacity.com. Online course yang disediakan oleh udacity sebenarnya bermacam-macam, namun untuk IAA ini, class session yang digunakan adalah “Android Development for Begineers”. Materi yang akan dipelajari oleh peserta sudah tersedia di Udacity dan dikemas dalam beberapa modul:

  • Modul 1A (Building Layouts 1)
  • Modul 1B (Building Layouts 2)
  • Modul 2A (Making an App Interactive 1)
  • Modul 2B (Making an App Interactive 2)
  • Modul 3A (Object Oriented Programming 1)
  • Modul 3B (Object Oriented Programming 2)

Untuk menambah kemampuan peserta dalam me-review materi-materi di Udacity, diadakanlah offline course oleh GDG yang diadakan pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 5-6 September 2015 dan sudah memasuki batch ketiga.

Acara yang bertemakan “Learn to Build Impactful Android Apps” diselenggarakan di Direktorat Sumber Daya dan Informasi Universitas Gadjah Mada (DSDI UGM) dan diikuti oleh kurang lebih 50 peserta dari berbagai kalangan. Kebanyakan peserta merupakan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi se-DIY. Materi yang diberikan pada offline course ini merupakan review materi yang sudah diterima peserta melalui online course. Manfaat dari offline course ini adalah peserta dapat bertanya langsung kepada fasilitator yang juga telah dipersiapkan oleh tim GDG.

Peserta yang ikut dalam acara offline course ini juga memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang memiliki latar belakang dari dunia IT baik dari yang sudah sangat biasa akan hal pemrograman, ada yang berlattar belakang dari dunia IT yang baru pertama mengenal pemrograman, ada juga yang baru pertama mengenal dunia pemrograman. Oleh karena itu, offline course di setting sedemikian rupa agar semua orang dapat dengan mudah mengikutinya, bahkan bagi mereka yang baru pertama mengenal dunia pemrograman.

Pada hari pertama, peserta diberikan materi tentang pengenalan terhadap Android Studio. Menurut saya sendiri, software ini cukup berat. Terbukti dari waktu loading software untuk pertama kali memakan waktu yang sangat lama, bahkan saat materi sudah dimulai, software yang saya jalankan di laptop saya masih belum selesai loading. Pada akhirnya, Android Studio di laptop saya berhasil di load. Materi sudah berjalan, dan materi yang disampaikan saat itu adalah pengenalan terhadap layout. Layout sendiri merupakan tata letak komponen pada software seperti button, textview, imageview dan sebagainya. Setelah cukup mengerti mengenai tata letak layout pada apps, peserta diminta untuk membuat tampilan layout seperti pada materi yang ada di Udacity. Hal ini cukup menantang bagi saya, karena saya belum begitu paham mengenai layout pada Apps (sehingga membutuhkan pemahaman yang lebih pada bagian yang masih dasar ini). Apps yang diminta untuk dibuat adalah apps tentang pemesanan coffee yang tujuan akhirnya adalah menampilkan bill sesuai dengan jumlah kopi yang dipesan dan toppingnya. Setelah tampilan yang diminta sudah jadi, peserta diajarkan tentang pemrograman apps tersebut. Dimulai dari pembuatan event saat tombol di klik dsb. Offline course hari pertama ditutup dengan materi tersebut.

PANO_20150829_104040

Suasana di Kelas Saat Pemberian Materi

Offline course hari kedua dibuka dengan materi yang sama. Tentang pembuatan apps sementara namun dengan modifikasi lebih lanjut. Apa saja yang ditambahkan pada apps ini? Diantaranya tentang pembuatan checkbox topping pada kopi (yang akan menentukan harga akhir kopi), pembatasan jumlah pembelian kopi, serta penambahan nama pemesan kopi dan Bill yang dimunculkan ketika tombol order ditekan. Metode yang digunakan diantaranya adalah If..Else, TextInput serta perhitungan aritmatika. Materi ini diberikan hingga pukul 12, tepat sebelum break tiba. Selepas break, materi yang diberikan adalah mengenai OOP (Object Oriented Programming) atau Pemrograman Berbasis Objek. Jujur, selama saya menekuni duni programming, saya belum pernah mengaplikasikan OOP. Akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk mempelajari materi ini. Ternyata, OOP dapat membuat pemrograman lebih efisien. Penerapan OOP yang diajarkan masih berkisar pada apps yang sedang dibangun. Pada akhirnya, materi mengenai OOP berakhir pukul 16.00, lalu peserta diberikan kesempatan untuk menyelesaikan online course di udacity bagi yang belum selesai.

IMG_20150830_111840

Suasana di Kelas Saat Pemberian Materi

Bagi saya pribadi, kegiatan ini membawa banyak keuntungan. Banyak hal baru yang saya dapat dengan mengikuti kegiatan seperti ini. Saya berharap, acara seperti ini dapat dilaksanakan kembali dengan materi yang lebih mendalam serta diselenggarakan di kota-kota lain yang memiliki banyak potensi developer-developer apps baru.

Bagikan ke temanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn



Kategori


0 komentar pada “Indonesia Android Academy

- Belum ada komentar untuk post ini -

Ada Komentar?


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*